Preloader

Panitia Seleksi Anggota KOMNAS HAM

Prof. Dr. Musdah Mulia, M.A
(Anggota Panitia Seleksi Anggota Komnas HAM)

Tempat Tanggal Lahir

Bone, 3 Maret 1958

 

Alamat Email

m-mulia@indo.net.id dan musdah.mulia@blogspot.co.id

 

Riwayat Pendidikan

 

Riwayat Singkat

Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Dikenal sebagai intelektual Muslim dan sekaligus aktifis perempuan yang bersikap sangat kritis terhadap berbagai pandangan yang tidak rasional dan tidak humanis, khususnya dalam isu-isu agama. Menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sejak 2008 dan anggota Women Shura Council. Sejak 2004 menjadi Ketua ICRP (organisasi lintas iman) yang aktif mempromosikan perdamaian melalui dialog agama.

Tahun 2001-2003 menjadi Kepala Balai Litbang Kementerian Agama R.I, Staf Ahli Menteri Agama bidang Hubungan Kerjasama Internasional (2003-2007), Staf Ahli Menteri Negara Urusan HAM bidang Pencegahan Diskriminasi.

Karya-karyanya dikenal sangat vokal menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan berupa keadilan, demokrasi, pluralisme dan kesetaraan gender. Di antaranya, Muslimah Reformis: Perempuan Pembaru Keagamaan, Mizan (2005); Perempuan dan Politik, Gramedia (2005); Islam and Violence Against Women, LKAJ, Jakarta (2006); Islam dan Inspirasi Kesetaraan Gender, Kibar Press (2007); Islam dan Hak Asasi Manusia, Naufan Yogyakarta (2010); Muslimah Sejati, Nuansa Cendekia (2011); Membangun Surga di Bumi: Kiat-Kiat Membina Keluarga Ideal dalam Islam, Gramedia (2011). Mengupas Seksualitas, Serambi (2015). Selain itu, menulis puluhan entri dalam Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Hukum Islam, dan Ensiklopedi Al-Qur`an, serta sejumlah artikel disajikan dalam berbagai forum ilmiah, baik di dalam maupun luar negeri.

Sejumlah penghargaan nasional dan internasional diraihnya, antara lain International Women of Courage Award dari Pemerintah Amerika Serikat (2007) atas kegigihan memperjuangkan demokrasi dan HAM; Yap Thiam Hien Human Rights Award (2008) karena membela kaum rentan dan minoritas di Indonesia; Plangi Tribute to Women dari Kantor Berita Antara (2009); International Woman of The Year 2009 dari Pemerintah Italia atas kiprahnya memperjuangkan hak-hak perempuan. NABIL Award (2012) karena vokal menyuarakan prinsip pluralisme demi kebhinekaan dan kebangsaan Indonesia.

Tahun 2013 menerima penghargaan dari organisasi Himpunan Indonesia Untuk Ilmu-Ilmu Sosial sebagai ilmuwan yang melahirkan karya-karya berpengaruh dalam bidang ilmu sosial di Indonesia. The Ambassador of Global Harmony (2014) dari Anand Ashram Foundation karena tekun memperjuangkan pluralisme dan hak kebebasan beragama